Perjalanan Setelah Kampus // After-College Journey

Bagi yang memilih jalan untuk kuliah setelah lulus SMA, seringkali tidak menyadari bahwa nanyak hal penting dalam hidup kita sering ditentukan semasa kuliah, secara sadar atau tidak sadar.

Kuliah adalah fase di mana kita beranjak dewasa dan menyadari bahwa kita adalah bagian dari masyarakat. Kuliah adalah fase di mana kita menentukan ingin jadi seperti apakah kita. Kuliah adalah fase di mana kita belajar mengenal siapa yang bisa dianggap sahabat sejati, siapa yang oportunis, dan siapa musuh dalam selimut. Kuliah adalah masa-masa di mana kita belajar merasakan banyak kegagalan dan mulai mencicipi pahitnya hidup. 

Orang-orang yang tidak menyadari hal ini, akan bingung setelah lulus kuliah. Biasanya, mereka akan sibuk melamar berbagai pekerjaan tanpa batasan apapun. Segala perusahaan di tiap bidang akan dilamar jika memiliki lowongan pekerjaan yang menerima semua jurusan atau sesuai jurusan yang dipilih ketika kuliah.

CjWOry4VEAApo_7

Lain dengan orang-orang yang sudah menemukan siapa dirinya ketika kuliah. Mereka mungkin tidak sering, atau bahkan tidak pernah terlihat di acara-acara seperti job fair. Mungkin mereka juga melamar pekerjaan, tetapi mereka sudah tahu pekerjaan seperti apa yang mereka inginkan, sehingga pekerjaan-pekerjaan yang mereka lamar sebagian besarnya memiliki kesamaan.  Misalnya, yang ingin menjadi jurnalis akan melamar di beberapa media. Yang ingin tetap menjadi aktivis, meneruskan perjuangan yang mereka lakukan selama menjadi mahasiswa, mungkin akan bekerja di LSM, organisasi non-profit, atau bergabung dengan partai politik. Atau mungkin ada yang ketika kuliah menyadari  bahwa mereka tidak ada bakat menjadi pegawai dan ingin membuat sesuatu dengan visi mereka sendiri, maka mereka akan merintis bisnis setelah kuliah. Bagi yang ingin tetap berada di lingkungan akademis atau ingin menyiapkan bekal yang memadai sebelum bekerja, akan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

Mereka sudah tahu ingin menjadi seperti apa mereka, karena itu, mereka ingin konsisten berada di jalan itu.

Orang-orang itu adalah orang yang beruntung, sebab mereka tak menghabiskan banyak waktu untuk bingung atau melamar pekerjaan ke sana ke mari setelah mereka wisuda. Kenyataannya, lebih banyak orang yang tidak menyadari pentingnya masa kuliah ini. Mungkin karena itulah, kebanyakan orang berganti-ganti pekerjaan ketika mereka masih muda, atau berakhir di tempat yang tidak mereka sukai, dan harus puas dengan gaji bulanan dan delapan jam kerja bahkan sampai lembur, setiap harinya.

Karena itu, bagi yang sekarang sedang kuliah di tahun ketiga atau awal tahun keempat, cobalah sesekali sambil pikirkan ingin jadi apa dirimu nanti, kecuali kamu bersedia untuk menghabiskan waktu lontang-lantung melamar kerja ke sana ke mari atau malah masih mencari jati diri setelah wisuda. Karena, menganggur itu tidak selamanya nikmat.

Yang terpenting, setelah kuliah, walaupun belum mendapat pekerjaan tetap yang memberikan gaji bulanan, usahakan waktumu tidak banyak terbuang untuk dirimu sendiri, tapi cari tahu apa yang terjadi di luar sana, apa saja permasalahan yang ada, dan usahakan bisa berkontribusi untuk menyelesaikan masalah itu, sebisa mungkin dan dengan caramu sendiri. Sadarilah bahwa kamu sekarang adalah masyarakat, masyarakat adalah kamu, jadi, bermanfaatlah.

Saya sendiri memilih untuk melanjutkan belajar lagi, karena ketika kuliah, saya beruntung bisa mendapatkan tempat di lingkungan di mana kemampuan nalar dan diskusi saya terus distimulasi. Karena itu, saya ingin tetap berada di lingkungan yang seperti ini ketika saya bekerja, sambil membagi ilmu yang saya miliki dengan orang lain, sambil terus menstimulasi nalar mereka.

Namun jalan yang saya pilih pun tidak mudah, karena saya tidak ingin merepotkan orang tua saya lagi dengan meminta mereka membiayai studi master saya. Jalan ini mungkin tidak seperti yang diambil kebanyakan orang atau teman-teman saya setelah wisuda, tapi dalam hati kecil saya, saya sudah tahu saya ingin menjadi seperti apa.

Pikirkanlah dari sekarang kawan! Jangan lama-lama terlena dalam euphoria dan romantisme kehidupan kampus.

Memang tidak mudah ya, dan terdengar agak idealis mungkin, hehe. Tapi tak ada salahnya mencoba berpikir, bukan? Karena yang bisa menolong diri kita hanyalah diri kita sendiri, pada akhirnya.

Bagi teman-teman yang sudah wisuda dan sedang berada di persimpangan jalan, tenanglah! Semua akan baik-baik saja. Asyikin aja hidup kita sambil berpikir mau jadi apa nanti, asal tetap bermanfaat buat orang lain.

————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————– For those who choose to enter college after graduated from high school, most of the time, they do not realize that a lot of important things in life are decided in college.

College is a phase in life when we grow to completely become an adult and when we realize that we are a part of society. College is a phase when we decide what we want be in the future. College is a phase when we learn about the distinguish true friends, the opportunist ones, and even the betrayers. College is the time when we learn to experience failures and start to taste the bitterness of life.

People who don’t realize this will be confused after college. Usually, they will be busy applying jobs, with no limitation in what kind of jobs those are. Any company in any field, as long as they have some job vacancies that qualify any major or if the major qualification suitable with that of they took in college, they will apply for it.

CjWOry4VEAApo_7

It’s different with those who already find who they are when they were still in college. They would not likely attend, or even never be seen at events like job fairs. They would probably apply for jobs too, but they already know what kind of job they want, so the jobs that they apply for may have some similarities. For example, the ones who want to be journalists, will apply for jobs in some media companies. Those who want to keep being activists and continue their causes they fought for, maybe will work in NGOs or join a political party that have the same purpose and principals. Or maybe there are some who realize that they do not have any talent in being good staffs and wish to make something with their own vision, they may start a business after college. Those who want to keep being in an academic environment or want prepare more before they work, may continue to pursue a higher stage of education.

They already know what kind of people they want to be, therefore, they want to be consistent in their paths.

Those people are lucky, because they will not spend a lot of time being confused or applying jobs here and there after the graduation. However, in reality, there are more people who don’t realize the importance of college phase, than the ones who do. Maybe that’s why, most people change jobs numerous times when they were young, or else, end up in a place that they don’t like, and have to be satisfied with monthly salary and eight hours of work plus overnight works, every single day.

Therefore, for those who are in their third or fourth year in college, for once in a while, try to think what you want be in the future, except you don’t mind spending time wandering here and there to apply for jobs, or even just start trying to find out who you really are. I am saying this because being free doesn’t always feel good.

The most important thing is after college, even though you don’t have a stable job yet, try your best so your time is not spent just for yourself, but try to find out what happens out there, what the existing problems are, and try to contribute yourself in solving those problems, as best as you can, in your own way. Realize it, that you are the society now, and society is you, so be useful.

 

I myself choose to pursue a higher stage of education, because in college, I was lucky to be in an environment where my reasoning and discussion skills are always stimulated. Thus, I want to keep being in that kind of environment when I work in the future, while I also share my knowledge with others, and keep stimulating their brain as well.

 

 

The path that I chose is not easy either, because I don’t want to bother my parents by asking them to pay for my master study. This path may be different with most people or my friends take after college, but in my deepest heart, I know what I want to be in the future.

Think about it from now, folks! Don’t be too happy with college life’s euphoria and romanticism.

It is not easy, and maybe sound little bit idealistic (lol). But it is not a waste to try to consider, isn’t it? Because, the one who can help us, is ourselves, in the end.

For you folks who are graduated and stuck in the cross road, stay calm! Everything is going to be okay. Just be happy while we think about what kind of person we want to be, while still keep trying to be useful for others.

 

 

 

Author: Aulia Nabila

Wanderer, Questioner, Overthinker

2 thoughts on “Perjalanan Setelah Kampus // After-College Journey”

  1. Ayaa, kmu kuliah lagi? Dimanakah? *kepo* haha.. Moga2 studinya lancar ya dan moga2 aku bisa nyusul kuliah lagi meski udah jadi emak2 😂

    Like

    1. Sorry baru ngebales mba 😦 Alhamdulillah iya kuliah lagi mba, di tempat yg sangat jauh. Amiiin insya Allah bisa mba selama masih semangat hehehe. Btw mba selamat atas kelahiran babynya yaa! Moga sehat selalu dan tumbuh jadi anak bijaksana dan membanggakan ortu

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s